Lomba Karya Tulis Ilmiah Widyaiswa(LKTIW) dan Tenaga Fungsional BP-PNFI yang diselenggarakan tanggal 11 sampai dengan 15 Agustus tahun 2008 di Hotel Prameswari Cipanas Jawa Barat. Kegiatan lomba ini dilaksanakan setiap tahun sekali dan sekarang merupakan tahun ke-3. Adapun maksud dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan profesionalitas, juga untuk saling berbagi pengalaman dan bertukar informasi dalam melakukan penelitian dan inovasi pendidikan. Hasil penelitian tersebut dapat disebarluaskan kepada pendidik dan tenaga kependidikan diseluruh Indonesia dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Dengan harapan hasil temuan para peserta lomba dapat menjadi dokumen sering dinatara peserta yang gong terakhirnya adalah dapat diserap, diaplikasikan, atau diadaptasikan sesuai dengan kondisi daearah masing-masing diseluruh wilayah peserta lomba setelah kembali ketempatnya. Bahkan dapat menjadi dasar pemikiaran pengembangan didaerahnya baik berupa Diklat terhadap guru maupun aplikasiaplikasi kongkrit lainnya yang dapat membumi. Disamping itu juga hal ini dapat menjadi motivasi para guru peserta Diklat pengembangan profesi kedepan, sebeb perlakuan kompetisi masalah pengembangan profesi setiap tenaga fungsional adalah tetap pembudayaan menulis sesuai dengan bidang profesinya. Sebab para peserta lomba tersebut pada hakekatnya para penjamin mutu pendidikan diinstansinya masing-masing. Yang aksi penjaminan mutu tersebut diantaranya dalam bentuk Diklat baik untuk guru maupun tenaga pendidik yang lain sesuai dengan tema kediklatan yang dikembangkan. Dimana secara tidak langsung dampak kegiatan lomba tersebut akan berpengaruh terhadap kualitas bahan Diklat maupun pelaksanaan Diklat (terutama penyajian) pengembangan profesi para guru di daerah masing-masing di seluruh Indonesia. Sebab para widyaiswara maupun tenaga fungsional BP-PNFI tersebut telah digembleng oleh para pakar pengembangan profesi ditataran profesional yang cukup tinggi. Dengan demikian pengaruh hakekat pengembangan profesi akan lebih tajam dan berkualitas atau membumi pada guru
LKTIW dan tenaga fungsional BP-PNFI ini diikuti lebih dari 200 peserta dari selruh WI dan BP-PNFI seluruh Indonesia di lingkungan Dirjen PMPTK. Namun demikian peserta yang terpanggil untuk seleksi presentasi adalah 200 peserta. Dari 200 peserta tersebut dalam presentasi pertanggungjawaban tulisan hasil penelitian peserta tersebut dikelompokan menjadi 8 kelompok yang masing-masing berjumlah 25 peserta, dengan 2 orang penguji dan lama waktu presentasi dan tanya jawab selama 20 menit. Hasil rangking tertinggi dari tiap kelompok diambil 5 besar. Dengan demikian dari seluruhnya akan diperoleh 40 peringkat yang harus mengikuti presentasi terbuka dengan penguji dari seluruh penguji kelompok yang berjumlah 16 orang dengan lama presentasi dan tanya jawab selama 10 menit.
Hasil presentasi terbuka 40 peserta yang masuk final dimaksudkan untuk mendapatkan 20 peringkat atas. Dari 20 orang ini yang merupakan sebagai duta dalam peserta Hari Ulang Tahun (HUT) ke 63 tahun 2008 di istana negara Jakarta. Dari 20 peringkat atas tersebut yang merupakan 3 peringkat utama adalah :Ir Sahirman,MP dari P4TK Pertanian Cianjut, Widya Ayu Puspita, S.KM, M.Kes dari BP-PNFI Region IV Surabaya, dan Sugeng, M.Pd dari LPMP Kalteng.
Sebagai refleksi kegiatan LKTI WI dan Tenaga Funsional lainnya kedepan mestinya didalam karya tulis yang dilombakan tersebut perlu mengembangkan aspek-apkek berikut:
a. Rancangan penelitian
Dalam rancangan penelitian sebaiknya berangkat dari masalah yang : fokus/tajam, ide/gagasan yang belum banyak diteliti tetapi sangat bermanfaat, up to date, mempunyai kontribusi pada keilmuan dan profesi yang cukup tinggi, ada teori yang diacu(sebaiknya terutama untuk penelitian selain kualitatif) demi perkembangan suatu teori yang tidak putus, tujuan penelitian lebih praktis dan inovatif, serta rumusan judul menggoda membuat pembaca penasaran.
b. Kajian Pustaka
Dalam hal pemilian bahan kajian pustaka untuk mendukung judul penelitian yang di rancang maka sebaiknya peneliti memperhatikan segi : tingkat relevan, tingkat kemuatahiran, sebaiknya sumber primer diambil dari hasil penelitian, malalui studi pustaka/kemajuan yang dicapai, studi pendahuluan, dan daftar rujukan yang dipakai jelas terkini atau yang relevan
c. Acuan Metode
Dalam menentukan metode pada penelitian yang akan digunakan maka perlu memperhatikan/mengacu hal sebagai berikut : ketepatan strategi dan pendekatan, ketepatan rancangan penelitian, ketepatan dalam penggunaan instrumen, cakupan subjek, serta ketepatan dan ketajaman analisis
d. Pelaksanaan
Dalam pelaksanaan penelitian sebaiknya perlu perhatikan hal-hal sebagai berikut : kelengkapan alat/ protokol, ketepatan waktu yang sesuai dengan rancangan penelitian, keterlaksanaan prosedur penelitian yang dirancang, kevalitan data yang diperoleh, dan keterwakilan populasi
e. Pelaporan
Dalam pembuatan pelaporan hasil penelitian perlu memperhatikan : sistimatika/format laporan, tata tulis ilmiah(paragraf, pengutipan, tanda baca, dll), keterbacaan dengan visualisasi(tabel, bagan, gambar, dsb), dan kelengkapan laporan
Disamping kegiatan lomba tersebut pseerta disugui dengan diskusi panel yang sangat meraik dengan panelis dari consultan AUSAID, consultan BERMUTU, dan consultan JICA. Dengan sajian masalah Strengthering Training System Toward Continuours Profesional Development Thhrough Networking and Parnership
Kegiatan lomba ini mempunyai pengaruh besar terhadap proyeksi kinerja para peserta yaitu widyaiswara ataupun tenaga fungsional lainnya, terutama masalah pengembangan profesi. Sebenarnya ajang ini sangat bagus dalam menyatukan wawasan ilmiah, sebab pada acara tersebut terjadi interaksi ilmiah antara para pakar karya ilmiah dari berbagai perguruan tinggi terhadap para peserta lomba yaitu para widyaiswara dan tenaga fungsional lainnya. Oleh karana itu kancah ini dapat menjadi media pengembangan kemampuan para penjamin mutu pendidikan di Indonesia. Dengan demikian mutu pendidikan lambat laun akan terwujud seperti yang diharapkan kita semua

Tidak ada komentar:
Posting Komentar